COCILKU

Coretan Kecilku untuk berbagi

Catatan Pertemuan PKP, simpus dan data


Pertemuan Simpus dan pemutakhiran data ini dilaksanakan di Aula Bahalap Komplek kantor Bupati Barito Kuala pada tanggal 14 Oktober 2010. Dalam sambutannya Kabid Yankes Dinkes Batola , Zulfikar SKM Mkes menyoroti beberapa hal yang menjadi point penting pertemuan ini yaitu mengenai kinerja puskesmas, indikator kinerja dan penyerapan anggaran.
Mengenai Penilaian kinerja Puskesmas, banyak hal yang harus dilakukan oleh dinkes batola dan puskemas semisal adalah mencari kesamaan persepsi dalam indikator kinerja Puskesmas dan format draft kinerja yang menjadi objek penilaian. Hal ini sangat penting dilaksanakan agar penilaian bisa bersifat objektif, sesuai indikator tersebut.
Selain itu indikator kinerja yang lain adalah adanay penyerapan dana untuk pelaksanaan kegiatan di masing-masing puskesmas. Sampai saat ini anggaran yang diserap masih belum optimal. Secara logis maka dengan tidak terserapnya dana anggaran tersebut maka banyak kegiatan yang belum atau tidak dilaksanakan oleh Puskesmas. Hal ini pasti akan berdampak pada pembangunan berbasis kesehatan dan pemberian anggaran untuk kesehatan selanjutnya.
Point yang lain adalah masalah Jamkesmas: kegiatan jamkesmas harus tetap dilaksanakan walaupun pengklaiman belum dibayarkan. Ini harus dilakukan agar masyarakat tetap terlayani dan tidak ada persepsi bahwa kegiatan yang sudah dilaksanakn tidak mendapat pembayaran klaim. Sementara ini Pemda Batola masih berusaha untuk menambah anggaran Jamkesmas. Dan penambahan ini akan di veripikasi lebih dulu oleh iNSpektorat jendral Pusat dikarenakan adanya Puskesmas yang masih banyak dana Jamkesmasnya sehingga menjadi pertanyaan pihak inspektorat tersebut.
Dalam pembahasan ada beberapa hal yang dibahas sesuai paparan diatas tadi.
Menngenai PKP (Penilaian Kinerja Puskesmas) sebenarnya belum ada pembahasan yang runtut mengenai hal ini. Sehingga menurut kami ada baiknya jika pertemuan PKP ini berkesinambungan sehingga mungkin akan ada beberapa kali pertemuan dalam hal PKP ini misalkan :
1. Pertemuan untuk menyusun draft indikator PKP.
Dalam pertemuan ini kepala Puskesmas dan Ka TU bisa diundang untuk menyusun dan membuat draft Indikator PKP. Walaupun sudah ada acuan dari Depkes, ada baiknya disusun kembali sesuai dengan permasalahan yang ada di kabupaten Batola. Draft kemudian disetujui dan disahkan sebagai acuan untuk Penilaian Kinerja Puskesmas se Kabupaten.
2. Pembentukan Tim PKP dari kabupaten. Jika Draft belum disepakati maka hendaknya dibentuk sebuah TIM. Tim inilah yang nantinya akan bekerja secara efektif untuk menyusun draft format kegiatan PKP sampai disetujui oleh semua pihak baik Dinkes maupun Puskesmas dalam pertemuan selanjutnya. Kemudian tidak hanya disitu, Tim inilah yang memberikan masukan, koreksi dan penilaian Puskesmas secara obyektif. Sementara setiap puskesmas menunjuk satu orang penanggung jawab PKP dipuskesmas .
3. Pelatihan tentang sosialisasi dan pengisian PKP oleh Tim PKP kabupaten

Paling tidak inilah yang menjadi pemikiran kami, sehingga ketika membahas PKP ini tidak memakan waktu yang lama. Memang kuncinya adalah kesediaan dari sebagian orang untuk menjadi TIM PKP di kabupaten yang paling ideal adalah dari Dinkes sendiri, agar dapat mempermudah proses penyusunan draft PKP tersebut. Namun hal ini bisa dimaklumi karena ketenagaan kita baik di Puskesmas Maupun di Dinkes sendiri masih belum mencukupi sehingga setelah pertemuan tidak ada tindak lanjut yang berarti.

Ada sebuah hayalan kami yaitu dengan menggunakan proses komputerisasi tidak perlu yang canggih semisal memakai program excel saja. Sehingga seluruh laporan baik laporan bulanan, laporan tahunan, PKP dan laporan lainnya bisa di format sedemikian rupa sehingga mempermudah kegiatan kita semua… karena saya berkeyakinan semua Puskesmas sudah bisa mempergunakan program excel walaupun basic saja. Nah TIM dinas lah yang membuat agar seluruh laporan bisa terangkum dengan menggunakan link laporan versi excel tadi. Sekedar usulan saja sih… saya sendiri juga belum bisa…..dan mau belajar.

Pembahasan kedua mengenai Program SIMPUS
Walau tidak dikupas lebih jauh akan tetapi menurut saya pembahasan ini juga mengenai kendala berbagai macam. Seperti halnya PKP tadi maka kendala simpus juga serupa. Dari masalah software, hardware, SDM, Sarana prasarana termasuk listrik dan perbaikan. Akan tetapi sejauh ini pelan tapi pasti terus berlanjut dan berkembang. Mudah-mudahan Puskesmas Kami bisa menjalankannya dengan baik.

Pembahasan ketiga mengenai Jamkesmas
Problematika Jamkesmas cukup rumit. Permasalah ini menurut saya diawali dari proses pendataan yang kacau balau. Banyak ditemukan orang yang tidak berhak mendapatkan jamkesmas malah mendapatkannya dengan mudah bahkan ada yang bilang dengan saya mereka bahkan membayar untuk masuk daftar jamkesmas. Sementara ada orang yang betul-betul membutuhkan malah tidak mendapatkan kartu tersebut.
Ada kejadian yang lucu di RS. Pasien masuk dengan Jamkesmas tapi setelah melihat ruangan kelas III si pasien tidak mau dan minta ruangan di kelas II. Setelah dibilang oleh perawat bahwa kelas II iti tidak gratis kecuali ada kartu ASKES tidak berapa lama keluarga pasien mengeluarkan kartu ASKES Pasien….(lho kok pasien Jamkesmas Punya Kartu ASKES???) perawat pun jadi bingung????!!!
Pendataan yang tidak tepat akan mempersulit status pasien ketika akan berobat.
Permasalahan selanjutnya adalah permaslaahan rujukan. Kembali terkait dengan pendataan yang salah akhirnya pasien terlantar. Permasalahan lain pada rujukan adalah belum dikomunikasikannya sistem rujukan yang dipergunkaan oleh Jamkesmas antar instansi Rujukan. Misalkan dari Puskesmas ke RS dan dari RS ke RS lainnya. Akibatnya kembali pasien mengalami kesulitan dalam berobat.

Jika dibahas banyak sekali problematika di bidang kesehatan ini. Dari anggaran yang tipis, birokrasi yang panjang dan berbelit, pelayanan yang tidak prima dan sebagainya . hal tersebut menjadi PR bagi semua instansi kesehatan dan petugasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: