COCILKU

Coretan Kecilku untuk berbagi

Tips Merawat Busi Agar Mesin Tak Mudah Mati


Sebuah email yang masuk berbagi tentang perawatan kendaraan. Walau tidak berhubungan langsung dengan kesehatan namun berguna bagi pihak yang mendapatkan kendaraan dinas.
ada anggapan bahwa punya kendaraan dinas itu gak perlu dirawat toh bukan punya kita pribadi nantinya akan dikembalikan kepada pemerintah. kita hanya mendapatkan pinjaman dan hak pakai saja bukan hak milik. anggapan ini sebenarnya menurut saya sangat keliru, Kenapa??? hal yang pertama adalah memang kendaraan tersebut bukan hak milik tetapi kendaraan tersebut sudah memberikan sumbangsih dan mempercepat kinerja dari pegawai. artinya akan lebih efektif dan effisien. artinya kita juga yang diuntungkan bukan ???

kedua dalam hal tanggung jawab. Penanggung jawab kendaraan akan mempertanggungjawabkan tentang kondisi kendaraan tersebut bukan hanya pada atasan tetapi juga pada Masyarakat karena kendaraan tersebut dibeli dari keringat rakyat. uang rakyat. sehingga penanggung jawab kendaraan dinas memiliki beban moral yang sangat besar. belum lagi pertanggungjawaban di hadapan Allah swt kelak.

oleh karena itu perawatan kendaraan dinas sangat perlu dilakukan untuk menjaga agar kegiatan bisa berjalan dengan lancar dan baik.  berikut artikel tersebut :

Dalam merawat kendaraan, jangan hanya memerhatikan suku cadang yang besar saja. Piranti kecil dari kendaraan justru banyak yangberfungsi besar untuk pengoperasiannya.

Contohnya, busi sepeda motor. Meskipun bentuknya kecil, busi mempunyai fungsi yang sangat besar. Bahkan jika benda yang satu ini tidak bekerja dengan baik, maka mesin motor tidak akan bekerja secara maksimal.

Busi berfungsi sebagai alat untuk memercikkan api listrik untuk membakar campuran gas pada ruang pembakaran. Percikan ini diperoleh dari tegangan tinggi yang dihasilkan oleh ignition coil. Tanpa percikan  bunga api yang dihasilkan busi, mesin tidak akan bekerja.

Untuk itu, agar mesin tetap bekerja prima, sebaiknya kita rajin  memperhatikan kondisi busi. Hal tersebut bisa dengan cara membersihkannya dari kotoran dan sisa pelumas. Untuk melakukannya, cukup dengan cara sebagai berikut:

Buka penutup busi, periksa kondisinya apakah masih dalam keadan baik atau tidak. Bersihkan daerah sekitar lubang busi dengan kain bersih. Lepaskan busi dengan menggunakan kunci busi, periksa kondisi businya.
Jika busi kering dan berkerak abu-abu, itu tandanya pembakaran mesin motor anda masih berjalan baik. Namun, jika busi terlihat basah dan keraknya berwarna hitam, artinya pembakaran di dalam motor kurang sempurna. Biasanya, jika sepeda motor dioperasikan dengan jarak tempuh yang jauh, busi tersebut cepat kotor.
Untuk memudahkan pembersihan, rendamlah busi dalam bensin atau minyak tanah, kemudian bersihkan busi dengan sikat (sikat kawat lebih baik), setelah itu keringkan dengan kain yang bersih.
Periksa celah antara elektroda, kembalikan pada posisi normal sesuai buku petunjuk. Pada umumnya celah elektroda berjarak 0.8 milimeter sampai 1.2 milimeter.
Setelah busi selesai dibersihkan, masukkan kembali ke tempatnya (lubang busi) secara hati-hati. Jangan memasang busi terlalu keras. Sebab bisa mengakibatkan busi akan sulit dilepas kembali, atau bisa pula merusak ulir pada lubang mesin.

Lakukan perawatan secara teratur agar proses pembakaran selalu optimal. Usia perawatan busi biasanya tergantung dari cara perawatan kita  sendiri. Maka dari itu, agar usia pemakaian busi dapat lebih panjang,  sebaiknya bersihkan busi setiap 5000 kilometer, tetapi kalau kondisi  businya sudah buruk, wajib diganti dengan yang baru. (kml/kml)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: